Virtual gathering: Jaga silaturahmi, melalui sharing bersama demisioner dan alumni libra

Melaksanakan program kerja di masa pandemi Covid-19 merupakan tantangan tersendiri bagi para pengurus organisasi. Meski sudah memasuki masa New Normal, beberapa program kerja yang sudah ditetapkan di awal kepengurusan harus tetap dilaksanakan secara virtual, bahkan ada yang terpaksa dibatalkan.

Terkait hal tersebut, pada Sabtu, 18 Juli 2020 Divisi Humas melaksanakan program kerja “Libra’s Family Virtual Gathering” dengan tema Makro Libra (Malam Keakraban dan Solidaritas Libra) dengan menggunakan media Google Meet.

Sesuai tema, acara ini dilaksanakan pada malam hari pukul 19.00-21.20 WIB. Libra’s Family Virtual Gathering ini dihadiri oleh para pengurus HMP PE Libra periode sekarang dan dari beberapa kepengurusan periode sebelumnya.

Ketua Panitia Devi Damayanti menyampaikan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mengakrabkan, serta mengobati kerinduan. Dan meski dilakukan secara virtual, Devi berharap semoga tidak mengurangi semangat para pengurus yang mengikuti acara tersebut.

Ketua Umum HMP PE LIBRA, Gusnaldi, dalam sambutannya juga berpesan bahwa karena saat ini merupakan hal baru dalam menjalankan proker secara online, jadi dibutuhkan masukan dan bimbingan dari kakak demisioner dan alumni supaya kepengurusan sekarang bisa menjalankan proker dengan baik.

Acara inti yaitu sesi sharing bersama yang dipandu oleh MC dengan perwakilan narasumber yaitu Nurul Infitah (Pengurus Periode 2017) dan Aditya Hardiansyah (Pengurus Periode 2019).

Dalam sesi sharing kali ini banyak hal dan topik yang dibahas mulai dari pengalaman-pengalaman organisasi, tips-tips menghadapi masalah dalam berorganisasi, dan masih banyak lagi.

Aditya berpesan bahwa, perubahan keadaan sangat mempengaruhi kerja dari roda organisasi, jika di masa seperti ini dasar dan tujuan dari pengawasan dan komunikasi bisa dijadikan landasan untuk mengambil langkah. Di kondisi seperti ini harus banyak komunikasi kemudian harus sering mengadakan rapat, ataupun VC. Untuk pengawasan kalau bisa dibuat sistem mentoring.

Nurul Infitah juga menekankan bahwa, ketika kita sudah lulus dan memasuki dunia kerja, nanti akan terasa manfaat-manfaat dan ilmu saat berorganisasi, yaitu bagaimana menerima maupun menyampaikan pendapat, mengkonsep acara, dll.

Selain narasumber tersebut di atas, para demisioner dan alumni lainnya juga turut memberikan ilmu yang bermanfaat dan berbagi pengalaman mereka, seperti Ruliyanto Ratno, Putri Dyah, Diasti Lopita, dan Tri Malikul Rahman. Tri Malikul Rahman juga berpesan, “Kuliah itu nomor satu, tapi jangan sampai kuliah itu mengalahkan organisasi”.

Setelah sesi sharing, terdapat juga segmen untuk menampilkan foto dan video-video lawas dari kegiatan atau proker sebelumnya. Tujuannya adalah untuk sekedar bernostalgia dan mengenang perjuangan kala itu. Kemudian karena masih berkonsep seperti proker tahun lalu yaitu Galadinner, maka terdapat juga sesi makan kerupuk bersama secara virtual dan selanjutnya didokumentasikan. “Ungkap devi”

Penulis : Nabila
Editor : S.Ismiatul